PELATIHAN PENGEMBANGAN SOAL HIGTHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) DI SDI BEITAUS KECAMATAN RAIHAT KABUPATEN BELU
TIM PKM UNDANA melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat oleh tim dosen dari Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP Undana di sekolah Dasar Inpres Beitaus, Desa Asumanu Kecamatan Raihat Kabupaten Belu. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 6 juni 2024, tema kegiatan PKM kali ini bertajuk pelatihan pengembangan soal berbasis higther order thinking skill ( HOTS) dalam rangka peningkatan hasil ANBK di sekolah Dasar Inpres Beitaus.
Pemilihan tema ini sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh mitra PKM dalam hal ini SDI beitaus. Dengan posisinya sebagai sekolah yang berada di perbatasan Indonesia dan Negara Timor Leste sudah seharusnya SDI Beitaus menunjukan wajah pendidikan yang bermutu sebagai cerminan dan representasi kualitas pendidikan Indonesia di mata negara tetangga Timor Leste. Hasil ANBK SDI Beitaus tiga tahun terakhir menunjukan raport sekolah buruk atau merah. Hasil ini menunjukan bahwa kualitas hasil belajar yang dicapai belum maksimal atau masih rendah. Salah satu faktor penyebabnya adalah literasi dan numerasi siswa yang rendah karena jarang dibiasakan untuk mengerjakan soal-soal berbasis HOTS.
Disamping itu, kegiatan ini merupakan upaya Peningkatkan Literasi dan numerasi yang menjadi salah satu tujuan utama dalam transformasi pendidikan melalui kurikulum Merdeka. Literasi merupakan kemampuan untuk memahami informasi pada teks bacaan maupun menuangkan informasi dengan jelas dan bijak dalam bentuk tulisan dengan baik. Sedangkan numerasi adalah kemampuan memahami informasi kuantitatif berupa bilangan, simbol dan matematika dalam memecahkan masalah dikehidupan sehari-hari. Demikian bahwa kemampuan literasi dan numerasi sendiri mempunyai peran yang penting dalam menghadapi tantangan dunia, yang ditandai dengan keterbukaan akses data dan informasi yang kompleks. Kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) membutuhan pembiasaan dilingkungan pendidikan khususnya dalam pembelajaran. selain itu peningkatan literasi dan numerasi adalah hal yang penting untuk dilatih kepada siswa karena untuk mengerjakan soal-soal berbasis HOTS harus ditunjang dengan literasi dan numerasi yang baik.
ANBK atau Assement Nasional Berbasis Kompetensi merupakan assement yang dilakukan pemerintah dalam hal ini adalah kemendikbud untuk mengukur keberhasil pembelajaran yang telah dicapai oleh siswa. ANBK Sendiri terdiri dari Kumpulan soal soal yang berbasis HOTS atau soal yang membutuhkan keterampilan berpikir Tingkat Tinggi. Agar siswa mampu menjawab atau mengerjakan soal soal ANBK maka perlu ditunjang dengan literasi dan numerasi yang baik serta siswa dibiasakan untuk mengerjakan soal-soal berbasis HOTS.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru SDI Beitaus mengenai kaidah dan konsep penyusunan Soal HOTS dan perbedaannya dengan LOTS sekaligus Memberikan coaching clinic / pelatihan kepada peserta guru-guru mitra SDI Beitaus dalam Pembuatan kisi-kisi Soal HOTS dan teknik penyusunan soal berbasis HOTS, Teknik analisis butir soal HOTS dalam penilaian. Dari kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan keterampilan serta pengetahuan tambah kepada guru-guru SDI Beitaus sehingga dalam menerapkan pembelajaran berbasis HOTS dalam Aktifitas belajar siswa di sekolah yang berdampak pada keterampilan berpikir siswa demi menunjang Hasil ANBK yang lebih baik lagi.
Peserta
kegiatan dalam hal ini adalah para guru sangat berantusias mengikuti kegiatan
ini. Hal ini di buktikan dengan kehadiran dan kesiapan dari peserta yang cukup
baik dalam mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir. Kegiatan ini dihadiri
oleh guru-guru SDI Beitaus dan beberapa perwakilan guru dari Gugus Tut Wuri yang
ada di Kecamatan Raihat.
Turut hadir juga dalam kegiatan ini adalah pengawas sekolah dasar kecamatan Raihat, Kabupaten Belu. Dalam sambutannya beliau menyambut baik kegiatan PKM yang dilakukan oleh Tim mengingat materi yang dibawah sesuai dengan kebutuhan yang hadapi sekolah mitra saat ini. Beliau juga mengharapkan peran Undana agar lebih masif dalam berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi guru melalui kegiatan-kegiatan seperti ini sehingga dapat berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di perbatasan.
Kegiatan ini di awali dengan Doa, kemudian menyanyikan lagi Indonesia Raya, setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SDI Beitaus, sambutan ketua Tim PKM Undana dan Sambutan dari pengawas sekaligus membuka kegiatan. Selanjut pemaparan materi yang pertama, Ice Breaking, dilanjutkan lagi materi. Setelah istrirahat kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pengembangan soal berbasis HOTS dengan metode focus grup disscustions dan ditutup dengan doa bersama.
Penulis: Alfridus Mau Manek, M.Pd

.jpeg)




Komentar
Posting Komentar