PELATIHAN PENGEMBANGAN SOAL HIGTHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) DI SDI BEITAUS KECAMATAN RAIHAT KABUPATEN BELU

Gambar
TIM PKM UNDANA melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat oleh tim dosen dari Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP Undana di sekolah Dasar Inpres Beitaus, Desa Asumanu Kecamatan Raihat Kabupaten Belu. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 6 juni 2024, tema kegiatan PKM kali ini bertajuk pelatihan pengembangan soal berbasis higther order thinking skill ( HOTS) dalam rangka peningkatan hasil ANBK di sekolah Dasar Inpres Beitaus. Pemilihan tema ini sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh mitra PKM dalam hal ini SDI beitaus. Dengan posisinya sebagai sekolah yang berada di perbatasan Indonesia dan Negara Timor Leste sudah seharusnya SDI Beitaus menunjukan wajah pendidikan yang bermutu sebagai cerminan dan representasi kualitas pendidikan Indonesia di mata negara tetangga Timor Leste. Hasil ANBK  SDI Beitaus tiga tahun terakhir menunjukan raport sekolah buruk atau merah. Hasil ini menunjukan bahwa kualitas hasil belajar yang dicapai belum maksimal atau masih rendah. Salah satu fa...

Era Society 5.0 Education Guide

Era Society 5.0 Education Guide

Saat kita memasuki era Society 5.0, sangat penting untuk menyadari pentingnya pendidikan di dunia yang berkembang pesat ini. Saat ini, pendidikan telah terintegrasi dengan mulus ke dalam aliran pengetahuan di masyarakat sebagai akibat dari disrupsi teknologi informasi dan komunikasi, perubahan sosial, dan globalisasi ekonomi. Dengan munculnya Society 5.0, pendidikan memiliki peran krusial dalam menyeimbangkan kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial melalui integrasi sistem ruang virtual dan fisik. Salah satu fungsi utama pendidikan di Society 5.0 adalah memfasilitasi sosialisasi dan peradaban, termasuk bentuk peradaban baru yang dibawa oleh era ini. Untuk mengimbangi tren modern saat ini, ada kebutuhan akan persentase besar individu berpendidikan tinggi dalam Society 5.0. Evolusi teknologi yang cepat memiliki implikasi yang luas bagi masyarakat, termasuk potensi penggantian pekerjaan dengan teknologi. Oleh karena itu, pendidik harus beradaptasi dengan perubahan dan menggunakan kemajuan teknologi untuk meningkatkan pembelajaran siswa.

Selain itu, pendidikan juga memainkan peran penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan yang akan dibawa oleh Society 5.0 dan dalam menghasilkan angkatan kerja yang lebih baik. Untuk mencapai ini, siswa harus mencapai kompetensi di luar mata pelajaran tradisional mereka, termasuk kemahiran dalam literasi digital dan kemampuan untuk berpusat pada manusia saat mengoperasikan sistem teknologi yang kompleks. Di era pendidikan Society 5.0 ini, siswa harus mengembangkan keterampilan untuk beradaptasi dan merespons perubahan secara efektif melalui sinergi yang efektif karena sistem domain semakin tidak dapat diakses oleh teknologi. Selanjutnya, guru harus dibekali keterampilan dan pengetahuan untuk memberikan materi pembelajaran yang menggunakan teknologi secara efektif.


Salah satu keterampilan prasyarat yang harus dikembangkan siswa dalam Pendidikan Society 5.0 adalah pemikiran komputasi. Berpikir komputasional adalah keterampilan yang diperlukan yang akan membekali siswa dengan kemampuan penting untuk memecahkan masalah yang kompleks secara efektif. Selain itu, siswa harus mengembangkan keterampilan keras dan lunak untuk berhasil di era Society 5.0. Hard skill, seperti dasar-dasar digital, pengetahuan data, dan bahasa asing diperlukan bagi siswa untuk mendapatkan pendidikan yang menyeluruh.

Sementara itu, soft skill, seperti pemecahan masalah yang logis dan kreatif, kemampuan analitis, kemampuan belajar cepat, kemampuan mengambil keputusan, dan ketahanan stres sangat penting bagi siswa untuk menjadi anggota masyarakat yang dapat beradaptasi dan produktif. Bimbingan dan Konseling harus memainkan peran penting dalam menghasilkan lulusan berkualitas yang dapat berkontribusi pada masyarakat yang dinamis di Society 5.0. Meskipun mengakui kebutuhan keterampilan teknis, pendidikan harus mengutamakan kecerdikan manusia dan keterampilan lunak seperti pemikiran kritis, pengaruh sosial, kepemimpinan, dan ketahanan. Penelitian akademik baru-baru ini menekankan perlunya menggabungkan keterampilan teknis dan lunak ke dalam kurikulum pembelajaran, khususnya dalam konteks digital. Dengan demikian, organisasi pendidikan dan bisnis dipanggil untuk mengintegrasikan soft skill seperti kecerdasan emosional, keterampilan memecahkan masalah, keterampilan manajemen stres, keterampilan manajemen waktu, dan keterampilan penilaian diri karir ke dalam pengalaman belajar di tingkat pendidikan tinggi. Dengan memprioritaskan pengembangan dan integrasi soft skill ke dalam pendidikan, siswa akan memperoleh kompetensi yang diperlukan untuk sukses di era Society 5.0. Selain itu, pendidik harus mendorong pendekatan holistik untuk pendidikan dengan memberikan kesempatan dalam pengalaman proyek dimana siswa dapat mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal dan membuat presentasi yang efektif.

Era Society 5.0 Education Guide

As we enter into the era of Society 5.0, it is critical to recognize the importance of education in this rapidly evolving world. Currently, education has been seamlessly integrated into the flow of knowledge in society as a result of the disruption of information and communication technology, social changes, and economic globalization. With the emergence of Society 5.0, education has a crucial role in balancing economic progress with solving social problems through integrating virtual and physical space systems. One key function of education in Society 5.0 is to facilitate socialization and civilization, including the new form of civilization brought forth by this era. To keep pace with the modern trends of today, there is a need for a large percentage of highly educated individuals within Society 5.0. The rapid evolution of technology has far-reaching implications for society, including the potential replacement of jobs with technology. Therefore, educators must adapt to the changes and use technological advancements to enhance student learning.



Moreover, education also plays an important role in preparing students for future challenges that Society 5.0 will bring and in producing better workforces. In order to achieve this, students must attain competencies beyond their traditional subjects, including proficiency in digital literacy and the ability to be human-centered while operating complex technological systems. In this era of Society 5.0 education, students must develop the skills to adapt and respond effectively to changes through effective synergy as domain systems are increasingly inaccessible to technology. Furthermore, teachers must be equipped with the skills and knowledge to provide learning materials that use technology effectively.

One of the prerequisite skills that students must develop in Society 5.0 Education is computational thinking. Computational thinking is a necessary skill that will equip students with the crucial ability to solve complex problems effectively. Additionally, students must develop both hard and soft skills to succeed in the Society 5.0 era. Hard skills, such as digital basics, data knowledge, and foreign languages are necessary for students to have a well-rounded education.

Meanwhile, soft skills, such as logical and creative problem-solving, analytical skills, fast-learning abilities, decision-making proficiency, and stress resistance are paramount for students to become adaptable and productive members of society. Guidance and Counselling must play a significant role in producing quality graduates that can contribute to vibrant societies in Society 5.0. Despite recognizing the need for technical skills, education must prioritize human ingenuity and soft skills such as critical thinking, social influence, leadership, and resilience. Recent academic research emphasizes the need to incorporate both technical and soft skills into learning curricula, particularly in digital contexts. As such, both education and business organizations are called upon to integrate soft skills such as emotional intelligence, problem-solving skills, stress management skills, time management skills, and career self-assessment skills into the learning experience at the higher education level. By prioritizing the development and integration of soft skills into education, students will acquire the necessary competencies for success in the Society 5.0 era. Additionally, educators must foster a holistic approach to education by providing opportunities in project experiences where students can develop interpersonal communication skills and make effective presentations.

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Efektivitas PowerPoint Dalam Pembelajaran

PELATIHAN PENGEMBANGAN SOAL HIGTHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) DI SDI BEITAUS KECAMATAN RAIHAT KABUPATEN BELU