PELATIHAN PENGEMBANGAN SOAL HIGTHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) DI SDI BEITAUS KECAMATAN RAIHAT KABUPATEN BELU

Gambar
TIM PKM UNDANA melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat oleh tim dosen dari Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP Undana di sekolah Dasar Inpres Beitaus, Desa Asumanu Kecamatan Raihat Kabupaten Belu. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 6 juni 2024, tema kegiatan PKM kali ini bertajuk pelatihan pengembangan soal berbasis higther order thinking skill ( HOTS) dalam rangka peningkatan hasil ANBK di sekolah Dasar Inpres Beitaus. Pemilihan tema ini sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh mitra PKM dalam hal ini SDI beitaus. Dengan posisinya sebagai sekolah yang berada di perbatasan Indonesia dan Negara Timor Leste sudah seharusnya SDI Beitaus menunjukan wajah pendidikan yang bermutu sebagai cerminan dan representasi kualitas pendidikan Indonesia di mata negara tetangga Timor Leste. Hasil ANBK  SDI Beitaus tiga tahun terakhir menunjukan raport sekolah buruk atau merah. Hasil ini menunjukan bahwa kualitas hasil belajar yang dicapai belum maksimal atau masih rendah. Salah satu fa...

GENETIKA - MITOSIS DAN MIOSIS

MITOSIS dan MIOSIS

Oleh - Efrimus Dami Luan

Mitosis

Mitosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anakan identik dengan sel induk. Mitosis hanya terjadi pada sel eukariot, yaitu pada sel somatik yang bersifat meristematik. Adanya mitosis menjadikan setiap sel tanaman memiliki kandungan genetik yang sama pada setiap organ tanaman, kecuali terjadi mutasi.) Mitosis biasanya merupakan periode fase terpendek dalam siklus pembelahan sel, selebihnya merupakan fase interfase yang terdiri dari Gap-1 (G1), sintesis DNA (S), dan Gap-2 (G2), (Purnama et al., 2017)

Proses pembelahan sel mitosis dilakukan dengan melalui empat tahapan fase, yakni profase, metafase, anafase, kemudian telofase. Fase ini lebih pendek dari pada fase pembelahan sel meiosis, (Ishiguro & Watanabe, 2007). Proses pembelahan sel mitosis tidak dilalui percampuran genetik. Oleh karena itu, sifat sel anak dengan sang induk pun menjadi sangat identik atau sama persis. Pembelahan sel mitosis terjadi pada proses reproduksi, pertumbuhan, serta perbaikan sel pada tubuh organisme. Oleh karena itu, dapat diketahui fungsinya meliputi pada tahap reproduksi, pertumbuhan dan perbaikan sel pada tubuh (Brier & lia dwi jayanti, 2020)

Ciri- ciri dari pembelahan mitosis merupakan pembelahan mitosis terjadi sekali, jumlah sel anak yang dihasilkan dari pembelahan mitosis adalah dua, jumlah kromosom seorang anak sama dengan jumlah kromosom pada orang tua yaitu 2n (dipioid),  Sifat sel anak sama dengan sel induk, Terjadi pada sel-sel tubuh (sel somatik), misalnya pada jaringan embrional, termasuk ujung akar, ujung batang, lingkaran cambium, Tujuan pembelahan mitosis adalah untuk memperbanyak sel seperti pertumbuhan atau untuk memperbaiki sel yang rusak,  Melewati tahap pembelahan, interfase, profase, metafase, anafase, dan telofase, tetapi secara umum tahap ini akan kembali ke tahap semula untuk membentuk siklus sel. (Collette et al., 2011)

Meiosis

Meiosis adalah salah satu pembelahan sel yang hasilnya berupa sel anak dengan jumlah kromosom sebanyak setengah dari induk. Pembelahan ini seringkali disebut dengan istilah pembelahan reduksi (Lubri Junianto, 2017). Hal tersebut dikarenakan keturunan dari pembelahan ini mempunyai jumlah kromosom setengah induknya.Dengan demikian selama proses pembelahannya akan ada reduksi atau pengurangan kromosom karena pembagian. Tujuan dari reduksi yang terjadi adalah untuk menjaga jumlah kromosom masih tetap satu spesies.

Fungsi utama dari pembelahan meiosis adalah untuk menghasilkan sel gamet, baik sel telur maupun sel sperma. Anakan yang dihasilkan dari pembelahan sel ini berjumlah 4 sel dengan jumlah kromosom yang disebut dengan haploid atau n. Jenis pembelahan ini mempunyai peranan yang sangat penting untuk organisme berkembang biak secara seksual. Pembentukan sel kelamin pada makhluk hidup terjadi pada proses pembelahan sel ini. Oleh sebab itu sel anakan yang dihasilkan mempunyai sifat gen yang berbeda dengan induknya (Ozcan et al., 2012)


Perbedaan Mitosis dan Meiosis

 

Perbedaan antara Mitosis dan Meiosis

Pembelaan mitosis dan meiosis keduanya terjadi untuk tumbuh kembang makhluk hidup. Perbedaan kedua pembelahan tersebut secara umum ialah pembelahan mitosis untuk pertumbuhan sel, sedangkan meiosis untuk perkembangan secara reproduksi. Berikut perbedaan lebih detail mengenai pembelahan mitosis dan meiosis.

  1. Banyak pembelahan pada mitosis ialah 1, sedangkan pada meiosis ada 2.
  2. Tujuan pembelahan mitosis untuk regenerasi sel, pertumbuhan, dan perkembangan. Sedangkan tujuan pembelahan meiosis bertujuan untuk membentuk gamet haploid.
  3. Mitosis tidak terjadi pemindahan silang, sedangkan meiosis terjadi pemindahan silang.
  4. Jenis sel yang dihasilkan pada mitosis adalah sel tubuh, sedangkan pada meiosis dihasilkan sel gamet.
  5. Pada mitosis mempunyai jumlah sel anakan sebanyak 2, sedangkan pada meiosis mempunyai jumlah sel anakan 4.
  6. Sifat sel anakan mitosis berupa diploid (2n), sedangkan sifat sel anakan meiosis berupa haploid (n).


DAFTAR PUSTAKA

Brier, J., & lia dwi jayanti. (2020). PENGEMBANGAN MULTI MEDIA INTERAKTIF BERBASIS ANIMASI FLASH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF. INOVASI Dan PEMBANGUNAN – JURNAL KELITBANGAN, 21(1), 1–9. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM/article/view/2203

Collette, K. S., Petty, E. L., Golenberg, N., Bembenek, J. N., & Csankovszki, G. (2011). Different roles for Aurora B in condensin targeting during mitosis and meiosis. Journal of Cell Science, 124(21), 3684–3694. https://doi.org/10.1242/jcs.088336

Ishiguro, K. I., & Watanabe, Y. (2007). Chromosome cohesion in mitosis and meiosis. Journal of Cell Science, 120(3), 367–369. https://doi.org/10.1242/jcs.03324

Lubri Junianto, B. A. P. dan M. (2017). pengembangan media pembelajaran garik yang diimplementasikan dalam materi mitosis dan meiosis melalui model discovery untuk meningkatkan prestasi belajar biologi kelas XII IPA SMA PGRI 1 MAOSPATI MEGETAN. 6(1).

Ozcan, T., Yildirim, O., & Ozgur, S. (2012). Determining of the University Freshmen Students’ Misconceptions and Alternative Conceptions about Mitosis and Meiosis. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 46, 3677–3680. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.06.126

Purnama, I. C. G., Martasari, C., Kendarini, N., & Septadi, D. (2017). ANALISIS SITOLOGIS JERUK SIAM MADU ( Citrus nobilis L .) HASIL KULTUR ENDOSPERMA. Jurnal Produksi Tanaman, 5(5), 847–850.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Era Society 5.0 Education Guide

Efektivitas PowerPoint Dalam Pembelajaran

PELATIHAN PENGEMBANGAN SOAL HIGTHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) DI SDI BEITAUS KECAMATAN RAIHAT KABUPATEN BELU